Durhaka Pada kedua Orang Tua

3 09 2009

Setiap manusia mendambakan kebahagiaan dan kesuksesan, terhindar dari

kesengsaraan dan kegagalan di dunia dan akhirat. Di sinilah pentingnya

kita mengenal secara baik akibat-akibat durhaka kepada orang tua,

selain mempersiapkan bekal dan perangkat yang profesional untuk

menggapai cita-cita.

Tidak jarang kita saksikan anak yang durhaka pada orang tuanya, ia

harus menghadapi kendala-kendala yang berat, sulit meraih kebahagiaan

dan kesuksesan dalam hidupnya. Belum lagi ia harus dan pasti

menghadapi penderitaan yang berat saat sakratul maut, dan ini pernah

terjadi di zaman Rasulullah saw. Beliau sendiri tak sanggup

membimbingnya untuk mempertahankan keimanannya kecuali setelah ibunya

memaafkan.

Tidak sedikit juga anak yang durhaka, ia sangat sulit menemukan dan

merasakan kebahagiaan dan kedamaian dalam hidupnya sekalipun ia

memiliki kemampuan profesional dan berkecukupan dalam materi. Bahkan

tidak jarang di antara mereka hampir-hampir putus asa dalam hidupnya

akibat kedurhakaannya terhadap kedua orang tuanya.

Fakta dan kenyataan yang kita jumpai dalam kehidupan keseharian bahwa

dalam kehidupan ini penuh dengan energi, yang positif dan negatif,

yang dapat menolong kita atau sebaliknya menghantam kekuatan kita.

Sehingga kita kehilangan kendali, gelap dan tak mampu melihat rambu-

rambu kebahagian dan kesuksesan yang sejati.

Kenyataan inilah yang rambu-rambunya sering diungkapkan oleh Allah dan

Rasul-Nya serta Ahlul baitnya (sa). Kita mesti menyadari bahwa mata

lahir kita, bahkan pikiran kita, punya keterbatan untuk menyoroti

rambu-rambu itu. Karena rambu-rambu itu jauh berada di atas kemampuan

sorot mata lahir dan analisa pikiran. Yang mengetahui semua itu secara

sempurna hanya Allah dan Rasul-Nya dan orang-orang suci dari Ahlul

bait Nabi saw.

Tolok Ukur durhaka kepada orang tua

Allah swt berfirman: “Jika salah seorang di antara mereka telah

berusia lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali jangan kamu

mengatakan kepada keduanya perkataan ‘ah’, dan janganlah kamu

membentak mereka, ucapkan kepada mereka perkataan yang mulia.” (Al-

Isra’: 23).

Salah seorang sahabat pernah bertanya kepada Rasulullah saw: Apakah

ukuran durhaka kepada kedua orang tua?

Rasulullah saw menjawab: “Ketika mereka menyuruh ia tidak mematuhi

mereka, ketika mereka meminta ia tidak memberi mereka, jika memandang

mereka ia tidak hormat kepada mereka sebagaimana hak yang telah

diwajibkan bagi mereka.” (Mustadrak Al-Wasâil 15: 195)

Rasulullah saw pernah bersabda kepada Ali bin Abi Thalib (sa): “Wahai

Ali, barangsiapa yang membuat sedih kedua orang tuanya, maka ia telah

durhaka kepada mereka.” (Al-Wasail 21: 389; Al-Faqîh 4: 371)

Tingkatan Dosa durhaka pada orang tua

Rasulullah saw bersabda: “Dosa besar yang paling besar adalah syirik

kepada Allah dan durhaka kepada kedua orang tua…” (Al-Mustadrak 17:

416)

Rasulullah saw bersabda: “Ada tiga macam dosa yang akibatnya

disegerakan, tidak ditunda pada hari kiamat: durhaka kepada orang tua,

menzalimi manusia, dan ingkar terhadap kebajikan.” (Al-Mustadrak 12:

360)

Rasulullah saw bersabda: “…Di atas setiap durhaka ada durhaka yang

lain kecuali durhaka kepada orang tua. Jika seorang anak membunuh di

antara kedua orang tuanya, maka tidak ada lagi kedurhakaan yang lain

di atasnya.” (At-Tahdzib 6: 122)

Akibat-akibat durhaka kepada orang tua

Durhaka kepada orang tua memiliki dampak dan akibat yang luar bisa

dalam kehidupan di dunia, saat sakratul maut, di alam Barzakh, dan di

akhirat. Akibat itu antara lain:

Dimurkai oleh Allah Azza wa Jalla

Dalam hadis Qudsi Allah swt berfirman: “Sesungguhnya yang pertama kali

dicatat oleh Allah di Lawhil mahfuzh adalah kalimat: ‘Aku adalah

Allah, tiada Tuhan kecuali Aku, barangsiapa yang diridhai oleh kedua

orang tuanya, maka Aku meri¬dhainya; dan barangsiapa yang dimurkai

oleh keduanya, maka Aku murka kepadanya.” (Jâmi’us Sa’adât, pengh

impun

kebahagiaan, 2: 263).

Adapun selengkapnya juga:

1.                 Akibat berbakti kepada Orang tua

2.                 Doa untuk Orang tua yang sangat menyentuh hati


Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: